
Friday, June 17, 2011
Beastly

Tuesday, June 14, 2011
Butuh Orang Lain
| Butuh Dua Orang | Bacaan hari ini: Kejadian 13:1-9 Ayat mas hari ini: Kejadian 13:8 Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 12-15 |
Selalu dibutuhkan dua orang untuk bertengkar”, demikian kata sebuah pepatah lama. Benar, ketika ada dua pihak yang sama-sama berniat memperebutkan ”kemenangan pribadi”, maka pertengkaran pun ”sukses” diciptakan. Padahal, jika salah seorang mau menyadarkan dirinya untuk berhenti memusatkan perhatian pada masalah dan mengarah pada pencarian solusi, maka pertengkaran takkan berpanjang umur. Sebuah fakta yang kerap ”tertutupi” saat dua orang terlibat adu argumentasi atau perselisihan. Para gembala ternak Abraham dan Lot juga pernah bertengkar dan berkelahi karena ladang dan air untuk menggembala tidak cukup bagi mereka (ayat 6,7). Maka, masalah itu diteruskan kepada Lot dan Abraham. Sangat wajar jika kemudian mereka ”meneruskan” pertengkaran tersebut, sebab masing-masing bisa merasa punya hak yang patut dipertahankan. Syukurlah, Abraham mampu mengendalikan dirinya dan melihat bahwa kekerabatannya dengan Lot-lah yang harus dipertahankan (ayat 8). Itu sebabnya ia memilih untuk segera menghentikan pertengkaran dengan cara mengalah. Kita belajar dari Abraham bahwa saat hamba-hambanya bertengkar, Abraham tak berpikir pesimis, ”Ah, mungkin hubunganku dengan Lot harus berakhir di sini.” Sebaliknya, ia melihat bahwa Lot tetaplah kerabatnya—sampai kapan pun. Itu sebabnya ia menujukan pikirannya pada ”apa yang bisa dilakukan supaya hubungannya dengan Lot tak sampai terputus”. Maka, keputusan dan tindakannya bukan lagi didasarkan pada emosi sesaat, melainkan pada kebijaksanaan yang bermanfaat. Kiranya Tuhan memberi kita hikmat seperti ini, ketika sebuah pertengkaran diperhadapkan pada kita. KETIKA BERTENGKAR, JANGAN BERPIKIR MENGAKHIRI HUBUNGAN PIKIRKAN SEGALA CARA UNTUK MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN | |
Monday, June 13, 2011
Dipecah-pecah tapi disatukan kembali
- Manusia itu dikaruniai ilmu dan kecerdasan oleh Tuhan. Buktinya mereka sanggup membangun menara babel itu.
- Manusia pada dasarnya sudah diberikan bibit kesehatian. Buktinya mereka mampu memiliki tujuan yang sama 'agar tetep menyatu dan tidak tersebar/tersesat'.
- Tuhan suka melihat kesehatian manusia, akan tetapi ketika visi yang muncul dari kesehatian itu untuk menentang rencana Tuhan. Tuhan sendiri punya cara sendiri untuk mengarahkan kesehatian itu ke arah yang sesuai rencana Tuhan.
- Tuhan yang membuat manusia memiliki berbagai bahasa mencerai beraikan manusia itu sehingga tidak diam disatu tempat lagi.
Thursday, June 9, 2011
Join-joinan
Wednesday, June 8, 2011
Tempat Sampah

Amsal 25:15; Galatia 5:16, 22-23





